Sabtu, 22 September 2012

§¿ MAAF KECANTIKANMU MUSIBAH BAGIKU¿§


Ukhti, saudariku,

kau cantik, ku akui itu

karena memang kau terlahir untuk itu

walau relatif kecantikanmu tergantung hak individu

Ku tahu kecantikanmu anugerah

dari Tuhanku dan Tuhanmu

tapi, bukankah Tuhanku dan Tuhanmu

punya aturan untuk itu

Kau harus menjaganya dari mata lelaki jalang

yang belum halal

baginya dan bagimu

Tahukah kau itu

atau kau sama sekali tak tau

atau pura-pura tak tau atau tak mau tau soal itu

Tuhanku dan Tuhanmu

memberi instruksi untukmu

ulurkan kain ke seluruh tubuhmu

biar kau tak diganggu

Tuhanku dan Tuhanmu juga ada instruksi untukmu

jangan nampakkan perhiasanmu

panjangkanlah kain itu ke dadamu

Tuhanku dan Tuhanmu

menambah instruksi untukmu dan untukku

tundukkan pandanganmu agar hati kita tak berdebu

Namun, kenapa kau

tak gubris instruksi itu

dengan kau

umbar auratmu

kau hiasi aurat itu agar mata lelaki terayu

mengakui cantikmu

indah bentuk tubuhmu

bagaimana aku menjaga nafsu

kalau kau umbar aurat selalu

aku sama sekali tak menyalahkanmu karena ini lemahku

di depan sang nafsu

Tapi, mungkin lebih mudahku

membendung sang nafsu

kalau kau membantu

dengan menutup auratmu karena ku bukan malaikat

bukan juga iblis terlaknat

imanku bisa melesat mendarat

bisa juga melusut melarat

hari ini, ku menjadi tuan nafsu

namun besok, mungkin nafsu memperbudakku

ku takut lirikan itu

menambah saldo dosa- dosaku

semoga kau menyadari itu

wahai ukhti saudariku

demi kebaikanku dan kebaikanmu demi hatiku dan hatimu yang berdebu

karena noda- noda pandangan itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar